Faktor-Faktor yang Meneguhkan Kita dalam Beribadah kepada Allah Ta’ala

Bismillah,

Dalam menjalani kehidupan, sering kita jumpai berbagai macam faktor yang dapat melemahkan iman, taqwa, dan semangat serta kesungguhan  kita dalam beribadah kepada Allah Ta’ala. Dan diantara bukti betapa kasih sayang Allah tampak sangat nyata di mata para hamba-Nya yang mukmin, adalah bahwa Allah Ta’ala disamping menciptakan kesulitan, maka Allah  ciptakan pula kemudahan,  Allah Ta’ala ciptakan penyakit, maka Dia ciptakan pula obat penawarnya, maka mustahil bahwa faktor pelemah tercipta tanpa diiringi dengan faktor peneguh bagi keimanan dan ketaqwaan sorang hamba terhadap Rabbnya.

Dan diantara yang menjadi faktor utama peneguh serta pengokoh bagi seorang mukmin adalah Al-Qur’an. Al-Qur’an menurut definisi yang masyhur adalah: “Firman Allah Ta’ala yang tiada tandingannya, diturunkan kepada Nabi  Muhammad shallallahu alaihi wasallam penutup para nabi dan rasul, dengan perantaraan Malaikat Jibril alaihi salam dan ditulis pada mushaf-mushaf yang kemudian disampaikan kepada kita secara mutawatir, serta membaca dan mempelajarinya  merupakan ibadah , yang dimulai dengan surat Al-Fatihah dan ditutup dengan surat An-Nas.”

      Jika kita berbicara tentang keutamaan Al-Qur’an, tentu akan kita dapati betapa banyak keutamaan-keutamaan yang terkandung di dalamnya, baik untuk seorang (mukmin) yang membacanya, maupun untuk Al-Qur’an itu sendiri. dan diantara keutamaan dari seorang mukmin yang membacanya adalah sebagaimana sabda Rasulullah shollallahu alaihi wasallam: “Perumpamaan orang mukmin yang membaca al-Qur`an adalah seperti buah Utrujjah, baunya harum dan rasanya juga enak. Dan perumpamaan orang mukmin yang tidak membaca al-Qur`an adalah seperti buah kurma, baunya tidak semerbak, namun rasanya manis. Sedangkan perumpamaan orang munafik yang membaca al- Qur`an adalah laksana buah Raihanah yang baunya harum namun rasanya pahit. Dan perumpamaan orang munafik yang tidak membaca al-Qur`an adalah seperti buah Hanzhalah, baunya tidak wangi dan rasanya juga pahit.” (Hadits Riwayat al-Bukhari).
      Jangan lupa saksikan kajian pagi setiap hari Senin, Kamis, dan Ahad bersama Ustadz Aslam Muhsin Abidin, Lc. hafizhahullah Ta’ala, hanya di PULDAPII TV. Masih banyak faktor-faktor peneguh yang akan diulas oleh beliau pada pertemuan berikutnya. In syaa’ Allah…

Comments are closed.