Rekam Jejak Penjajahan di Bumi Palestina

      Palestina adalah negeri para Nabi yang diwariskan oleh Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam dalam peristiwa Isra’ beliau, dan dibebaskan serta diterima oleh khalifah Umar bin Al-Khaththab radhiyallahu ‘anhu pada masanya. Begitu banyak keutamaan yang Allah Ta’ala karuniakan bagi bagi negeri ini, salah satunya adalah dengan berdirinya Masjid Al-Aqsha yang menjadi Kiblat pertama bagi kaum Muslimin sebelum akhirnya dipindah kepada Ka’bah. Negeri ini berada di bawah kekuasaan Khilafah Utsmaniyah hingga awal 1900-an.

      Palestina adalah negeri yang dihuni bermacam-macam agama. Muslim, Nasrani, dan Yahudi hidup di dalamnya secara berdampingan. Hingga kemudian keadaan mulai berubah bersamaan dengan awal gerakan zionis di Eropa, yang menuntut berdirinya negara Yahudi yang independen di bumi Palestina sebagai usulan yang paling ideal.

      Gelombang imigran Yahudi pertama datang dari Eropa. Bersamaan dengan berakhirnya perang dunia I tahun 1917, bersamaan dengan jatuhnya Turki Usmani  dan dijajahnya palestina oleh Inggris.

Tidak lama setelah itu, jumlah imigran penjajah (zionis) semakin bertambah besar. Hal ini menyebabkan kerenggangan antara bangsa Arab dengan Yahudi.  Situasi berkembang menjadi bentrok fisik yang menyebabkan Inggris hengkang dari Palestina, dan diserahkanlah urusan Palestina kepada PBB (yang terbentuk tahun 1948).

Berbagai kebijakan diberlakukan, bukannya membuahkan perdamaian malah menjadikan situasi di Palestina semakin memanas, karena memang kebijakan tersebut tidak menguntungkan sama sekali bagi pihak Palestina. Hingga akhirnya PBB mendeklarasikan kemerdekaan Israel sebagai Negara Yahudi, Dengan demikian mulailah awal peperangan antara Israel vs Arab (1948- 1949).

Sejak penjajahan Israel terhadap bangsa Palestina dimulai, maka sejak itu pula penderitaan demi penderitaan dirasakan rakyat yang tidak berdosa, anak- anak sulit mendapatkan susu dan makanan yang bergizi, kehidupan kaum wanita tertekan, rumah dan bangunan banyak yang dihancurkan penjajah zionis Israel, rakyat Palestina di bunuh secara sadis, diusir dari kampung halamannya, sehingga mereka banyak yang mengungsi untuk menyelamatkan iman dan kemuliannya.

Pada saat ini terdapat sekitar 5 juta pengungsi di seluruh dunia atau 70 persen dari total populasi Palestina. Lebih dari dua pertiga dari total pengungsi Palestina terdaftar di bawah UNRWA (UN Relief and Works Agency) dan sepertiga di antaranya tinggal di 59 kamp pengungsi yang tersebar di seluruh Tepi Barat, Jalur Gaza, Lebanon, Syria dan Jordan. Lebih dari 80 persen pengungsi menetap sekitar 100 km dari kamp dan kota asal mereka.

Zionis Israel telah melakukan perusakan itu semua kepada bangsa Palestina, termasuk upaya mereka menghancurkan masjid Al Aqsha, tempat Mi’rajnya Rasulullah saw. Bahkan mereka telah berbulat tekat untuk mengganti masjid Al Aqsha dengan sinagog, tempat peribadatan Yahudi. Na’udzubillah…

Hanya kepada Allah Rabb seru sekalian alam, kita memohon pertolongan-Nya untuk  senantiasa menjaga dan melimpahkan keberkahan-Nya kepada kita pada umumnya dan terkhusus kepada saudara-saudara kita yang sedang dalam situasi terjajah. Wallahu a’lam.

Leave A Comment